Total Pageviews

Ruang tanpa tingkap


Kotak hati yang kosong 

Membawa pilu yang membiru

Cuma angin isinya sama dinding

Yang tidak utuh


Aku yang memburu siang demi malam

Aku yang menanti malam untuk siang

Pisahan yang tercicir

Ketika otak tidak tenang melangkah

Waktuku singkat lalu aku memperlahan langkahku

Dalam salju yang menebal

Kaku,

Siang malam tidak lagi berganti

Fikiranku rapuh seperti kotak hatiku

Dinding penuh cakaran cuma mampu ku tampal

Kehidpanku, gelap selamanya

No comments:

Post a Comment

Negara Demokrat dan Demonstrasi Awam #LAWAN

 Malaysia It has been 2 years of Malaysia has been in this endless pandemic which is a really tiring and hopeless situation for all of us. T...